Sang anak tertawa lebar ketika melihat kembang api dilangit malam dibulan puasa ini. Puasanya terasa sempurna ketika habis magrib ini melihat langit begitu berwarna.
Sang ibu hanya tersenyum melihat tingkah anaknya sambil menitikan air mata dan berkata “andai saja kembang-kembang api yang behamburan itu menjadi secangkir beras, pasti aku akan memungutnya sekarang juga. hanya untuk anakku sahur nanti”
25 Agustus 2011 – sebelum isya